Menghemat Baterai Android Tips dan Trik 2017

1816 views

Menghemat Baterai AndroidHallo, apakah kalian pengguna perangkat telekomunikasi berbasis Android? Memang tidak dapat dipungkiri bahwa platform buatan Google itu kini menjadi raja di pasar lokal maupun internasional dengan beredarnya jutaan perangkat di pasaran. Menggunakan perangkat Android memang cukup menyenangkan karena fleksibilitas kostumisasi software yang ditawarkan, namun hal ini bukan berarti handset kamu tidak memiliki masalah. Salah satu hal yang cukup mengganggu bagi pengguna Android adalah kemampuan baterai yang seringkali dianggap tidak cukup mumpuni untuk mengakomodasi kebutuhan memainkan gadget.

Menghemat baterai Android

Fakta dan data memang menunjukkan bahwa baterai Android mengalami pertumbuhan dan pembesaran kapasitas setiap tahun, namun hal ini rupanya tak memberikan solusi mengingat perangkat Android semakin kesini juga membutuhkan daya lebih besar. Hasilnya, banyak pengguna yang harus rela meluangkan waktu beberapa kali dalam sehari hanya untuk melakukan charging. 

Gambaran kebutuhan baterai dan penggunaan yang terus meningkat dapat dijelaskan bila sobat melakukan kilas balik. HTC Dream sebagai salah satu perangkat Android pertama hanya memiliki baterai berkapasitas 1150 mAH dengan layar berukuran 3.2 inci, lalu kemudian bandingkan denga Samsung Galaxy S5 yang memiliki baterai berkapasitas 2800 mAh dengan layar mencapai 5.1 inci. Tentu sobat GadgetAnda bisa membayangkan kebutuhan baterai dari perbandingan keduanya ‘kan?

Lalu sebenarnya adakah cara untuk memperpanjang usia baterai Android? Kamu tentunya tidak ingin diberitahu bahwa sesungguhnya cara yang paling mudah untuk memperpanjang usia baterai adalah dengan mengurangi penggunaan atau mematikan beberapa fitur perangkat ‘kan? Eits jangan putus asa dahulu sebab tim redaksi memiliki beberapa tips menghemat baterai Android yang bisa kamu aplikasikan berikut ini:

Tips dan Trik Menghemat Baterai Android

  • Gunakan power saving mode

Kebanyakan pemanufaktur perangkat Android telah menyediakan fitur power saving pada masing-masing perangkat. Fasilitas ini memungkinkan perangkat untuk langsung mematikan beberapa fitur atau aplikasi tertentu ketika handset dalam level tertentu.

Inovasi ini rupanya juga telah diaplikasikan oleh Google sebagai pengembang sistem operasi. Android v5.0 Lollipop sendiri telah memiliki opsi battery saver built in yang bisa digunakan kapapanpun sesuai kebutuhan. Jika perangkatmu tidak memiliki fitur ini secara otomatis atau platform perangkat masih dibawah Android Lollipop, maka kamu dapat mencoba menggunakan beberapa aplikasi penghemat baterai seperti Juice Defender yang dilengkapi dengan opsi ini.

Power saving

  • Gunakan mode otomatis

Sobat pasti tidak memerlukan sinkronisasi perangkat ketika jam tidur malam tiba ‘kan? Jika iya, maka gunakanlah fitur mode malam yang akan mematikan data dan koneksi WiFi secara otomatis. Jika handset kesayangan tidak memiliki fitur ini, maka kamu dapat mencoba menggunakan beberapa aplikasi seperti Automatelt dan Tasker yang dapat mengatur penggunaan perangkat sesuai jadwal yang diatur.

  • Uninstal atau Disable Aplikasi

Pergilah ke bagian setting lalu ke opsi apps, maka kamu akan menemukan daftar lengkap aplikasi yang terpasang pada handset kesayangan. Segala aplikasi disitu yang tidak kamu gunakan wajib dimasukkan dalam daftar perangkat yang harus dicopot (uninstall). Beberapa pemanufaktur biasanya tidak mengizinkan penghapusan beberapa aplikasi bawaan. Meski demikian, biasanya terdapat pilihan disable app yang bisa dipilih untuk menghentikan penggunaan.

Freeze

  • Gunakan layanan Hibernate atau Freeze Apps

Sobat bisa mencoba menggunakan aplikasi Greenify untuk melihat aplikasi yang sedang berjalan, kemudian secara otomatis menghibernasi aplikasi yang tidak digunakan. Hal ini penting dilakukan agar aplikasi yang tidak berguna tidak memakan sistem dan tidak berjalan di belakang layar tanpa sepengetahuan pemilik. Penggunaan fasilitas hibernate maupun freeze apps biasanya membutuhkan perangkat yang sudah diroot. Oleh karena itu, pikirkan terlebih dahulu keuntungan ataupun kekurangan yang bisa kamu dapatkan dengan melakukan rooting.

  • Lakukan streamline home screen

Home screen yang penuh dengan beragam aplikasi tentu dapat mengurangi usia baterai. Oleh karena itu, singkirkan segala sesuatu yang tidak begitu kamu butuhkan seperti widget maupun animasi dan live wallpaper jika ingin menghemat baterai AndroidKamu yang memiliki ponsel dengan layar AMOLED juga dapat menyiasati hal ini dengan memasang background gelap. Hal ini dikarenakan teknologi layar jenis tersebut biasanya mendapatkan warna gelap dengan tidak menghidukan piksel yang dimiliki. Dengan kata lain, penggunaan background gelap dapat menyelamatkan beberapa daya.

Charge Baterai

  • Siasati pengaturan tampilan

Kecerahan layar dapat memberikan pengaruh cukup signifikan bagi baterai sobat. Oleh karena itu jangan bergantung pada auto-brightness karena biasanya fitur ini secara otomatis mengatur kecerahan lebih tinggi agar pengguna bisa mendapatkan view paling baik. Kurangi kecerahan layar secara manual, dan usahakan untuk memasangnya di bagian terendah. Tentu saja kamu bisa mengubah tingkat kecerahan layar kapanpun sesuai kebutuhan dengan memanfaatkan fasilitas quick setting yang ada dalam notification shade. Kamu juga bisa menghemat baterai Android dengan mengurangi screen timeout sebab semakin cepat device mati, maka semakin banyak daya yang bisa diselamatkan.

  • Kurangi penggunaan getar

Beberapa getaran pada Android ternyata tidak baik karena dapat memperpendek usia baterai. Oleh karena itu usahakan untuk mengurangi nada getar pada baterai, misalnya dengan mematikan fitur vibrate on keypress atau mematikan nada sambung getar.

  • Matikan beberapa notifikasi

Tanyakan pada diri sendiri, apakah kamu perlu tahu setiap kali seseorang memberikan tanda “suka” atau memberikan komentar pada Facebook? Apakah kamu ingin selalu mendapatkan penawaran terbaru atau aplikasi terbaru setiap waktu? Jika tidak, maka hentikan notifikasi tersebut untuk menghemat baterai Android.

Power bank

  • Kurangi layanan auto-sync

Apakah kamu butuh mengecek email setiap lima menit? Jika tidak, maka mengurangi frekuensi sinkronisasi otomatis dapat menjadi solusi untuk menghemat baterai Android kesayangan. Khusus untuk aplikasi atau layanan tertentu yang memang tidak begitu dibutuhkan, kamu dapat menghentikan sinkronisasi otomatis secara langsung dan mengatur agar sinkronisasi dilakukan baru ketika kamu membuka aplikasi tersebut.

  • Matikan layanan lokasi

Kamu dapat pergi ke setting kemudian masuk opsi location untuk mengetahui layanan maupun aplikasi yang ingin mengetahui lokasi keberadaan. Pindahlah ke mode lower accuracy atau matikan fitur tersebut untuk menghemat baterai Android.

  • Bawalah baterai cadangan atau powerbank

Tentu tips mengemat baterai satu ini adalah sesuatu yang sudah sangat jelas karena keberadaan keduanya dapat menjadi penyelamat ketika kamu sedang kehabisan daya. Pilihlah powerbank yang memiliki kapasitas quick charging sehingga kamu tak perlu menunggu terlalu lama jika membutuhkannya sewaktu-waktu.

  • Lakukan underclocking CPU

Underclock

Tips menghemat baterai satu ini hanya bisa digunakan apabila device telah mengalami rooting. Kamu bisa melakukan kostumisasi ROM atau mengunduh aplikasi seperti SetCPU yang nantinya bisa digunakan untuk mengatur kecepatan prosesor lebih rendah agar dapat melakukan penghematan baterai. Tentu saja hal ini merupakan langkah penghematan baterai cukup ekstrim, namun tentunya membawa dampak yang cukup signifikan.

Tips dan Trik lainnya:

Beberapa tips menghemat baterai Android yang telah dijabarkan sebelumnya terbukti cukup efektif memperpanjang usia baterai sobat. Nah, tunggu apa lagi? Selamat mencoba ya dan semoga baterai dapat bertahan lebih lama.

Download aplikasi penghemat baterai dibawah ini:

Avast Battery

Battery Doctor

DU Battery Saver

Greenify

setcpu free

setcpu

Tags: #Menghemat baterai Android #Tips Menghemat Baterai #Trik Hemat Baterai