Faktor yang Jadi Penyebab ZTE Nubia Red Magic 3s Gagal Bersaing di Pasar Indonesia

ulasan penyebab zte nubia red magic 3s gagal bersaing di pasar indonesia 600x300 » Faktor yang Jadi Penyebab ZTE Nubia Red Magic 3s Gagal Bersaing di Pasar Indonesia

Sebenarnya vendor smartphone Android yang meluncurkan seri smartphone gaming itu ada banyak. Namun memang, tidak semua berhasil diterima di pasaran, terutama pasar Indonesia.

Selain Asus dan juga Black Shark, sebenarnya ada Razer dan juga ZTE yang juga meluncurkan smartphone gaming.

Razer masih sedikit lebih beruntung karena sempat mengecap manisnya segmen pasar Indonesia. Sedangkan yang paling mengenaskan adalah ZTE dengan smartphone gaming bernama Nubia Red Magicnya.

Smartphone gaming besutan ZTE yang terbaru yaitu Nubia Red Magic 3s bahkan juga masih belum bisa berhasil bersaing di pasar Indonesia.

Lalu sebenarnya apa yang membuat Nubia Red Magic 3s harus bertekuk lutut dengan Asus ROG Phone 2 dan juga Black Shark 2 Pro? Ternyata memang ada banyak alasan kenapa Nubia Red Magic 3s gagal bersaing di pasar Indonesia.

Bagi anda yang mau tau kenapa Nubia Red Magic 3s tidak bisa bersaing di Indonesia, anda bisa pelajari hal tersebut lebih lengkapnya di dalam artikel ini.

Ini 4 Faktor yang Membuat Nubia Red Magic 3s Kalah Bersaing di Pasar Indonesia

Meskipun sebenarnya Nubia Red Magic 3s punya spesifikasi yang juga tidak kalah bagus dari Asus ROG Phone 2 dan juga Black Shark 2 Pro, namun sayang, lebih banyak faktor yang membuat smartphone gaming tersebut gagal bersaing di pasar Indonesia.

ulasan penyebab zte nubia red magic 3s gagal bersaing di pasar indonesia » Faktor yang Jadi Penyebab ZTE Nubia Red Magic 3s Gagal Bersaing di Pasar Indonesia

Berikut ini adalah beberapa faktor yang membuat Nubia Red Magic 3s tidak bisa bersaing di pasar Indonesia:

  1. Vendornya sudah kurang bertaji di pasar Indonesia

Faktor pertama yang membuat Nubia Red Magic 3s harus bertekuk lutut dari pesaing beratnya yaitu Asus ROG Phone 2 dan Black Shark 2 Pro adalah karena vendornya sudah kurang bertaji di pasar Indonesia.

Jika dibandingkan dengan Asus dan juga Black Shark sebagai sub brand Xiaomi, sudah pasti ZTE yang menaungi Nubia Red Magic 3s tidak ada apa-apanya.

Bahkan bisa dikatakan ZTE bagian smartphone sudah lama hengkang dari pasar Indonesia. Oleh sebab itu, tak heran jika produk smartphone gamingnya seperti Nubia Red Magic 3s juga tidak bisa berkembang di Indonesia.

  1. Jumlah aksesoris yang kurang dibandingkan dengan pesaing

Faktor berikutnya yang juga membuat Nubia Red Magic 3s kalah saing dengan Asus ROG Phone 2 dan Black Shark 2 Pro adalah masalah jumlah aksesoris resminya.

ZTE terlihat kurang begitu mempersiapkan Nubia Red Magic 3s sebagai smartphone gaming sebenarnya. Pasalnya Nubia Red Magic 3s ini hanya dilengkapi dengan aksesoris resmi yang jumlahnya sangat minim.

Berbeda jauh dengan Asus ROG Phone 2 yang begitu lengkap aksesoris resminya dan bahkan bisa dikatakan melebihi yang dibutuhkan oleh konsumen.

  1. Tidak dijual di e-commerce ataupun toko offline di Indonesia

Selain karena kalah persaingan dengan Asus dan juga Black Shark, Nubia Red Magic 3s juga kurang bisa menguasai pasar Indonesia karena memang tidak dijual secara langsung di E-commerce maupun toko offline Indonesia.

Jika ada konsumen Indonesia yang berminat untuk membeli Nubia Red Magic 3s, konsumen hanya bisa membelinya langsung melalui website resminya. Nantinya, barang akan dikirim langsung dari Hongkong.

Dengan tidak tersedia di E-commerce maupun toko offline di Indonesia, tidak heran jika penjualan Nubia Red Magic 3s di Indonesia benar-benar sangat rendah.

  1. Tidak adanya dukungan service center resmi di Indonesia

Karena penjualannya saja tidak dilakukan secara langsung di jalur distribusi Indonesia, sudah dapat dipastikan jika ZTE juga tidak menyiapkan service center resmi di Indonesia bagi pelanggan yang membeli Nubia Red Magic 3s.

Jadi jika konsumen Indonesia membeli Nubia Red Magic 3s dan nantinya mengalami kerusakan, maka mau tidak mau konsumen harus membawanya ke service center terdekat di luar negeri.

Pasalnya, tidak ada satupun service center ZTE smartphone yang tersedia di Indonesia.

ZTE Nubia Red Magic 3s bisa dikatakan cukup malang. Sebagai smartphone gaming, sebenarnya Nubia Red Magic 3s punya potensi yang cukup besar untuk bisa bersaing dengan Black Shark 2 Pro.

Namun sayang, ZTE harus menelan pil pahit karena seri smartphone gaming terbarunya benar-benar terkapar di pasar Indonesia melawan kebengisan Asus ROG Phone 2 dan Black Shark 2 Pro.