ROM Xiaomi MIUI Versi Stable, Developer dan Distributor, Apa Plus Minusnya?

ROM Xiaomi MIUI itu versinya memang terkenal paling banyak dari ROM smartphone Android merek lainnya. Setidaknya, ada 3 macam versi ROM MIUI yang dikenal di kalangan pengguna HP Xiaomi.

3 macam versi ROM HP Xiaomi yang dikenal di kalangan pengguna tersebut antara lain adalah versi stable, developer dan juga distributor.

Masing-masing versi MIUI tersebut memang berbeda satu sama lainnya. Selain itu, ada plus minus antara satu versi ROM Xiaomi MIUI dengan versi yang lainnya.

Oleh sebab itu, bagi anda yang berencana untuk menggunakan HP Xiaomi, ada baiknya anda pelajari terlebih dahulu mengenai apa saja perbedaan serta plus minus dari 3 versi ROM HP Xiaomi tersebut di dalam artikel ini.

Apa Saja Perbedaan ROM Xiaomi MIUI Versi Stable, Global, dan Distributor?

Karena ada 3 macam versi ROM Xiaomi MIUI, tentunya banyak dari anda yang mau tau terlebih dahulu bukan tentang apa bedanya ketiga ROM tersebut.

Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara ROM versi stable, developer dan distributor dari HP Xiaomi:

  1. Dari resmi tidaknya versi ROM tersebut

Perbedaan pertama dari 3 versi MIUI yang digunakan pada HP Xiaomi tersebut terletak pada resmi tidaknya versi ROMnya.

Meskipun cukup populer, ternyata salah satu dari 3 versi MIUI bukanlah versi resmi. Yang termasuk ROM tidak resmi di HP Xiaomi adalah MIUI versi distributor.

Pasalnya, ROM tersebut sudah dimodifikasi secara langsung oleh distributor dari HP Xiaomi.

  1. Dari kestabilan fungsi ROM-nya

Perbedaan kedua dari 3 macam versi MIUI yang ada di pasaran adalah dari segi kestabilan fungsi ROM-nya.

Jika dilihat dari kestabilannya, jelas yang paling stabil adalah ROM versi stable. Pasalnya, ROM tersebut adalah versi ROM yang keluar langsung dari MIUI pusat.

  1. Dari banyaknya fitur yang bisa digunakan

Perbedaan ketiga antara 3 versi MIUI bisa dilihat dari jumlah fitur yang bisa anda gunakan di dalamnya. Jika dilihat dari jumlah fiturnya, jelas MIUI versi developer adalah yang paling banyak.

Pasalnya, MIUI versi developer memang ditujukan untuk percobaan fitur-fitur baru yang diharapkan bisa digunakan pada HP Xiaomi berikutnya.

Plus Minus ROM Xiaomi MIUI Versi Stable, Developer, dan Distributor

Setelah mengetahui apa bedanya antara ROM Xiaomi MIUI versi stable dengan versi developer dan distributor, selanjutnya anda juga perlu tau mengenai apa saja plus minus dari masing-masing versi ROM tersebut.

Berikut ini adalah beberapa plus minus dari masing-masing versi ROM HP Xiaomi tersebut:

  1. ROM versi stable

ROM versi stable adalah yang paling banyak digunakan di HP Xiaomi seri apapun. Pasalnya, ROM versi ini memang adalah ROM original bawaan dari Xiaomi.

Perlu anda ketahui, ROM versi stable ini sebenarnya masih terbagi lagi menjadi 2 macam yaitu versi stable global dan versi stable Cina.

Lalu apa bedanya ROM versi stable global dengan versi Cina? Yang membedakannya adalah pada ada tidaknya layanan Google di dalamnya.

Jika HP Xiaomi sudah menggunakan ROM versi global, maka di dalamnya sudah dilengkapi dengan Playstore, Google, dan juga sudah tersedia pilihan bahasa Indonesia. Sedangkan pada ROM versi stable Cina, di dalamnya tidak terdapat Google Apps dan pilihan bahasa Indonesia.

Untuk masalah nilai plusnya sendiri, versi stable ini ada banyak sekali nilai plusnya. Berikut ini adalah beberapa nilai plus dari ROM MIUI versi stable:

  • Sudah minim bug karena memang merupakan versi MIUI yang sudah diuji coba berulang kali.
  • Paling rutin mendapatkan pembaharuan sistem dari developer.

Lalu apa nilai minus dari ROM versi stable ini? Nilai minus dari ROM satu ini sebenarnya tidak ada. Hanya saja, kemungkinan besar anda yang suka utak atik ROM merasakan bahwa ROM ini punya tampilan yang sangat biasa.

Selain itu, kemungkinan besar anda yang suka utak atik ROM HP Android juga merasa bahwa ROM MIUI versi stable ini kurang banyak fiturnya.

  1. ROM versi developer

Berbeda dengan ROM versi stable, versi developer ini adalah ROM MIUI yang bisa dikatakan paling tidak stabil. Jadi nilai minus dari ROM versi ini sudah jelas dari awal.

Kenapa ROM developer ini paling tidak stabil? Karena memang ROM versi ini ditujukan untuk pengembangan fitur-fitur baru.

Meskipun tidak stabil, ROM versi developer ini tetap punya banyak nilai plus. Berikut ini adalah beberapa nilai plusnya:

  • Pengguna ROM versi developer ini bisa mencoba menggunakan berbagai macam fitur yang belum keluar di ROM versi stable.
  • Fase pembaruan ROM versi developer ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan ROM versi stable.
  • Sama halnya seperti ROM stable, ROM versi developer ini terdiri dari 2 macam yaitu ROM developer Cina dan Global yang sudah ada pilihan bahasa Indonesianya.

Jadi bisa dikatakan, anda yang mau menggunakan ROM versi developer ini masuk menjadi beta tester dari MIUI. Anda bisa menggunakan ROM versi developer ini secara bebas ataupun sebagai beta tester dari MIUI.

Bagi anda yang tertarik untuk menjadi beta tester dari ROM MIUI, anda bisa daftar melalui website MIUI resmi.

  1. ROM versi distributor

Dari semua ROM MIUI, versi distributor ini adalah yang kastanya bisa dikatakan paling rendah. Selain itu, nilai minus dari ROM MIUI versi distributor ini juga paling banyak dari versi lainnya.

Berikut ini adalah beberapa nilai minus dari ROM MIUI versi distributor:

  • Bukan merupakan versi ROM resmi dari MIUI.
  • Sudah ada banyak sekali file-file yang dimodifikasi oleh pihak ketiga.
  • ROM sudah disisipi dengan iklan sehingga membuat pengguna kurang nyaman.
  • Menyebabkan kuota internet cepat habis karena cukup sering menampilkan iklan.
  • Ada banyak sekali bloatware yang terpasang di dalam ROM distributor.
  • Hampir tidak pernah diperbarui versi ROMnya.

Jika 2 versi ROM MIUI sebelumnya punya banyak nilai plus, maka ROM versi distributor ini adalah satu-satunya versi ROM MIUI yang hampir tidak ada nilai plusnya.

Ok, anda sudah tau apa saja yang membedakan antara ROM Xiaomi MIUI versi global, developer, dan juga distributor. Selain itu, anda juga sudah tau plus minus dari masing-masing versi MIUI tersebut.

Namun masalahnya, bagaimana caranya membedakan mana ROM MIUI versi stable, developer dan juga distributor? Untuk membedakan antara 3 versi ROM Xiaomi MIUI, anda bisa cek langsung pada angka versinya.

Untuk ROM MIUI versi distributor dapat dipastikan nomornya lebih dari 5 angka, sedangkan versi developer itu hanya terdiri dari 3 angka saja. Dan untuk versi stable biasanya hanya terdiri dari 4 angka saja.

Tags: #ROM Xiaomi MIUI