Smartphone Ditenagai Chipset 7 nm dengan 14 nm, Mana yang Lebih Baik?

22 views

Perkembangan teknologi yang ada di dalam smartphone itu tidak terlepas karena adanya perkembangan yang sangat pesat pada bagian chipsetnya.

Di awal kemunculannya, mayoritas smartphone memang dibekali dengan chipset yang difabrikasi dengan teknologi 14 nm. Namun akhir-akhir ini, fabrikasi 14 nm mulai ditinggalkan dan mulai digantikan dengan fabrikasi 7 nm.

Lalu apakah benar bahwa teknologi fabrikasi 7 nm itu jauh lebih baik dari teknologi fabrikasi chipset 14 nm, 12 nm, dan juga 10 nm? Jika benar lebih baik, apa yang membuatnya menjadi lebih baik?

Bagi anda yang penasaran ingin tau lebih detail mengenai chipset yang disematkan di dalam smartphone, anda bisa simak penjelasannya lebih lanjut di dalam artikel ini.

Fabrikasi Chipset Smartphone 7 nm VS 14 nm, 12 nm, dan 10 nm

Jika dibandingkan dengan fabrikasi chipset smartphone kuno seperti 14 nm, 12 nm, dan juga 10 nm, memang fabrikasi chipset smartphone terbaru yang menggunakan teknologi 7 nm EUV jelas jauh lebih baik.

Pasalnya, di dalam dunia chipset, makin kecil angkanya maka akan makin baik kualitas serta fungsinya. Selain bisa disematkan dengan berbagai macam teknologi baru, smartphone yang dibekali dengan chipset yang difabrikasi dengan teknologi 7 nm juga memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan chipset yang difabrikasi dengan teknologi lama.

Ini 4 Kelebihan Chipset Smartphone yang Difabrikasi Dengan Teknologi 7 nm

Seperti yang sudah disebutkan, chipset smartphone yang difabrikasi menggunakan teknologi 7 nm memang punya lebih banyak kelebihan jika dibandingkan dengan chipset yang dibuat dengan teknologi kuno.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan chipset smartphone yang difabrikasi menggunakan teknologi 7 nm:

  1. Lebih hemat dalam konsumsi daya baterai

Kelebihan pertama dari chipset smartphone yang dibuat menggunakan fabrikasi 7 nm adalah lebih hemat dalam konsumsi daya baterai.

Kenapa bisa lebih hemat daya baterai? Karena mayoritas komponen yang disematkan di dalam chipset yang difabrikasi menggunakan teknologi 7 nm itu lebih kecil ukurannya.

Karena ukuran komponennya jauh lebih kecil, maka secara otomatis konsumsi dayanyapun menurun drastis.

  1. Performa jauh lebih baik

Meskipun ukuran komponen yang disematkan makin kecil ukurannya, performa chipset smartphone yang difabrikasi menggunakan teknologi 7 nm justru jauh meningkat.

Kenapa? Karena ukuran komponennya makin kecil, maka makin banyak komponen yang bisa disematkan di dalam chipset. Dengan begitu, maka performa chipset secara otomatis akan terdongkrak.

  1. Hawa panas yang tercipta dari chipset lebih rendah

Selain karena ada lebih banyak komponen yang bisa disematkan di dalam sebuah chipset, fabrikasi menggunakan teknologi 7 nm juga membuat suhu panas sebuah chipset smartphone jadi lebih rendah. Pasalnya, makin kecil ukuran komponennya, maka makin kecil juga peningkatan suhu yang terjadi.

Ketika tidak terjadi peningkatan suhu yang cukup ekstrim, secara otomatis sebuah chipset smartphone jadi bisa berfungsi secara optimal.

Selain itu, dengan suhu chipsetnya yang tidak terlalu tinggi, chipset smartphone yang difabrikasi menggunakan teknologi 7 nm juga tidak membutuhkan fitur pendinginan yang rumit seperti chipset yang difabrikasi menggunakan teknologi 14 nm, 12 nm, ataupun 10 nm.

  1. Lebih banyak ruang kosong untuk menyematkan berbagai teknologi baru

Karena ukuran chipset smartphone yang difabrikasi menggunakan teknologi 7 nm itu jauh lebih kecil jika dibandingkan yang difabrikasi menggunakan teknologi 14 nm, 12 nm, dan juga 10 nm, maka sudah dapat dipastikan smartphone yang menggunakan chipset 7 nm bisa dibekali dengan lebih banyak teknologi.

Kenapa? Karena akan ada lebih banyak ruang kosong di dalam papan PCB (Printed Circuit Board) ataupun bodi smartphone. Oleh sebab itu, tidak heran jika smartphone yang menggunakan chipset 7 nm itu selalu punya lebih banyak fitur dibandingkan dengan smartphone yang dibekali chipset 14 nm, 12 nm, ataupun 10 nm.

Namun meskipun punya lebih banyak kelebihan, smartphone yang dibekali dengan chipset 7 nm juga punya beberapa kelemahan.

Salah satu kelemahannya adalah harga jualnya yang cukup tinggi. Kenapa? Karena memang fabrikasi chipset 7 nm itu membutuhkan biaya yang cukup besar jika dibandingkan dengan fabrikasi chipset 14 nm, 12 nm, dan juga 10 nm.

Jadi bagaimana? Sudah paham bukan kalau chipset smartphone 7 nm itu punya banyak kelebihan yang tidak dimiliki smartphone yang dibekali chipset 14 nm, 12 nm, dan 10 nm?

Tags: #fabrikasi chipset smartphone